Selasa, 17 Januari 2012

CONTOH PERHITUNGAN NILAI PENDIDIKAN KEGIATAN P2KB PDSp X


PDSp X ditinjau dari Kelompok Layanan Bidang Profesi (misal) termasuk dalam Kelompok Medik Dengan Intervensi (Tabel I Buku Pedoman
P2KB – halaman 12).
Setiap jenis kegiatan diberi bobot kredit dalam persentase (%) (dengan Acuan Tabel I dan Lampiran 2-2 (Buku Pedoman –halaman 32) dgn
penetapan Optimal Requirement 250 SKP IDI ( Standar WFME ).
Kebutuhan SKP IDI yg harus dicapai pertahun : 50 SKP IDI
Disusun Daftar kegiatan yg mempunyai nilai P2KB/CPD (lihat contoh lampiran 2.1 hal 30 Buku Pedoman) dan Lampiran 2.a.1.
a. Kegiatan Pendidikan Pribadi / Mandiri (40 %): 1- 11 kegiatan
b. Kegiatan Pendidikan Internal (35 %) : 1 – 10 kegiatan
c. Kegaiatan Pendidikan Eksternal (25 %) : 1- 4 kegiatan
Selanjutnya masing-masing kegiatan dikelompokkan dalam Kelompok Kognitif (60 %), Kelompok Psikomotor (20 %), Kelompok
Afektif (10 %), Kelompok Nonklinik (10 %).

Sebagai contoh diambil :
1. Pelatihan yang melibatkan keterampilan psikomotor (workshop/hands-on) merupakan kegiatan eksternal – psikomotor
2. Seminar dan symposium merupakan kegiatan eksternal- kognitif
Dengan perhitungan normatif :
1) Kebutuhan nilai psikomotor per tahun 10 SKP IDI (Tabel 1 hal 12). Kegiatan eksternal (antara lain workshop) misal diberikan
pemberian bobot 25% (tabel lampiran 2.2 halaman 32; ini ditetapkan berdasarkan kesepakatan oleh PDSp X), berarti
kebutuhan perolehan nilai SKP IDI per tahun (sebagai peserta) untuk Workshop hanya 2,5 SKP IDI.
2) Kebutuhan nilai kognitif pertahun 30 SKP IDI (lihat Tabel 1 hal 12). Kegiatan eksternal kognitif (antara lain seminar)
misalnya dari kesepakatan yang ditetapkan diberi bobot 25% (tabel lampiran 2.2 hal 32), berarti kebutuhan perolehan nilai
SKP IDI per tahun (sebagai peserta) untuk seminar hanya 7,5 SKP IDI
Dengan menghadiri workshop maupun seminar 1 kali saja per tahun seorang anggota sudah dapat memenuhi
persyaratan kegiatan eksternal per tahun.
Untuk menekan biaya transportasi dan akomodasi anggota utk mengikuti kegiatan eksterna, sebaiknya kegiatan
dilakukan tidak hanya di pusat, tetapi juga di cabang atau wilayah.

0 komentar:

Poskan Komentar