Minggu, 20 Mei 2012

Studi ALISAH: Albumin untuk Perdarahan Subaraknoid

Albumin manusia telah terbukti memiliki efek neuroprotektan pada hewan coba yang dikondisikan mengalami iskemia serebral dan pada manusia dengan berbagai patologi intrakranial. Dari penelitian yang dilakukan oleh Suarez et al pada tahun 2004, disimpulkan bahwa albumin manusia pada kasus perdarahan pada rongga subaraknoid dapat memperbaiki keluaran klinis dan menurunkan biaya perawatan di rumah sakit. Penelitian yang akan dibahas di bawah ini, yang juga merupakan penelitian Suarez et al, menginvestigasi keamanan dan tolerabilitas dari 25% human albumin pada pasien dengan perdarahan subaraknoid.

Uji klinis Albumin in Subarachnoid Hemorrhage (ALISAH) adalah penelitian yang open label dan eskalasi dosis. Peneliti mempelajari empat dosis berbeda dari albumin (Tier 1 0,625 g/kg, Tier 2 1,25 g/kg, Tier 3 1,875 g/kg, dan, Tier 4 2,5 g/kg). Setiap dosis albumin diberikan kepada 20 pasien dewasa. Pengobatan diberikan setiap hari selama 7 hari. Peneliti mempelajari dosis toleransi maksimum albumin berdasarkan angka gagal jantung yang berat hingga mengancam jiwa dan reaksi anafilaktik dan keluaran fungsi dalam 3 bulan.

Sebanyak 47 subjek penelitian diterapi dalam penelitian ini: 20 subjek mendapatkan dosis 0,625 g/kg (Tier 1), 20 subjek mendapatkan dosis 1,25 g/kg (Tier 2), dan 7 subjek mendapatkan dosis 1,875 g/kg (Tier 3). Peneliti menemukan bahwa dosis yang berkisar hingga 1,25 g/kg/hari selama 7 hari ditoleransi oleh pasien tanpa komplikasi mayor terkait dosis. Peneliti juga menemukan bahwa keluaran cenderung terus menuju tanggapan yang lebih baik pada subjek penelitian yang mendapatkan dosis 1,25 g/kg (Tier 2) dibandingkan dengan yang mendapatkan dosis 0,625 g/kg (Tier 1) (OR 3,0513; CI 0,6586 – 14,1367).

Simpulannya, albumin dalam dosis yang berkisar hingga 1,25 g/kg/hari selama 7 hari ditoleransi oleh pasien dengan perdarahan subaraknoid tanpa komplikasi mayor dan dapat berperan sebagai neuroprotektan. Berdasarkan hasil penelitian ini, rencana untuk melakukan uji klinis ALISAH II, sebuah uji klinis fase III, acak, berkontrol plasebo untuk menguji efikasi albumin, sedang dikerjakan. (SFN)


Referensi:
  1. Suarez JI, Martin RH, Calvillo E, Dillon C, Bershad EM, Macdonald RL, et al. The Albumin in Subarachnoid Hemorrhage (ALISAH) multicenter pilot clinical trial: safety and neurologic outcomes. [internet]. Stroke. 2012 Mar;43(3):683-90. [cited 2012 May 11]. Available from: http://stroke.ahajournals.org/content/early/2012/01/19/STROKEAHA.111.633958.abstract
  2. Ginsberg MD, Hill MD, Palesch YY, Ryckborst KJ, Tamariz D. The ALIAS Pilot Trial: a dose-escalation and safety study of albumin therapy for acute ischemic stroke--I: Physiological responses and safety results. [internet]. Stroke. 2006.
Sumber: http://www.kalbemedical.org/News/tabid/229/id/1565/Studi-ALISAH-Albumin-untuk-Perdarahan-Subaraknoid.aspx

    0 komentar:

    Poskan Komentar