Senin, 21 Mei 2012

Certriaxone Sebanding dengan Ertapenem untuk Pielonefritis Akut

Cetriaxone mempunyai efektivitas sebanding dengan ertapenem untuk penanganan pielonefritis akut dan infeksi saluran kemih tanpa komplikasi lainnya. Hal ini merupakan kesimpulan dari studi yang dilakukan oleh Dr. Park dan kolega yang dipublikasikan dalam jurnal Korean Medical of Science tahun 2012 ini. Penelitian tersebut dilakukan untuk membandingkan efektivitas ceftriaxone 2 g sekali sehari dengan ertapenem 1 g sekali sehari untuk pengobatan infeksi saluran kemih berkomplikasi termasuk pielonefritis yang melibatkan 271 pasien. Desain studi bersifat prospektif, acak, tersamar ganda, multisenter di 9 rumah sakit di Korea Selatan dari April 2008 sampai Februari 2009.

Pasien mendapat pegobatan ceftriaxone 2 g sekali sehari atau ertapenem 1 g sekali sehari selama 7 – 14 hari kemudian dilanjutkan dengan pengobatan oral yaitu ciprofloxacin 2 x 500 mg atau cefixime 2 x 200 mg setelah bebas demam 24 jam dan gejala klinis stabil. Kriteria inklusinya adalah pasien berusia 18 tahun ke atas dengan infeksi saluran kemih berkomplikasi dan pielonefritis akut yang membutuhkan pengobatan parenteral. Kriteria eksklusinya adalah pasien hamil, menyusui dan hipersensitif terhadap obat percobaan.

Ada 2 endpoint yang dinilai yaitu eradikasi bakteri (efficacy endpoint) membandingkan proporsi pasien yang mengalami eradikasi bakteri dan efek samping (safety endpoint) membandingkan proporsi pasien yang mengalami efek samping obat. Hasil penelitian menemukan bahwa eradikasi bakteri (efficacy endpoint) pada kelompok ceftriaxone sebanding dengan ertapenem yaitu 88,7% vs 87,9%; (-0,8%, 95% CI, -11,7 to 10,2). Profil keamanan (safety endpoint) sebanding antara kedua kelompok karena proporsi pasien yang mengalami efek samping obat pada kelompok ceftriaxone sebanding dari kelompok ertapenem yaitu 4,4% vs 10,6%. 

Kesimpulan penelitian ini adalah ceftriaxone sama efektifnya dibandingkan dengan ertapenem dengan profil keamanan yang sama baiknya untuk pengobatan infeksi saluran kemih dengan komplikasi termasuk pieloneftritis.(NNO)


Referensi:
Park DW, Peck KR, Chung MH, Lee JS, Park YS, Kim HY, Lee MS, Kim JY, Yeom JS, Kim MJ. Comparison of Ertapenem and Ceftriaxone Therapy for Acute Pyelonephritis and Other Complicated Urinary Tract Infections in Korean Adults: A Randomized, Double-Blind, Multicenter Trial. Korean Med Sci. 2012; 27: 476-83.



Sumber: http://www.kalbemedical.org/News/tabid/229/id/1570/Certriaxone-Sebanding-dengan-Ertapenem-untuk-Pielonefritis-Akut.aspx

0 komentar:

Poskan Komentar