Minggu, 20 Mei 2012

Efek Sistemik dan lokal pada Penggunaan Kortikosteroid Intranasal

Keamanan dan efikasi kortikosteroid intranasal (INCs) telah mapan untuk pengelolaan rinitis alergi, rinosinusitis, dan polip hidung. Seperti yang terlihat dalam berbagai studi, INCs menunjukkan secara bermakna mengurangi bioavailabilitas sistemik dibandingkan dengan kortikosteroid oral dan bahkan kortikosteroid yang dihirup dan telah menunjukkan profil keamanan yang sangat baik lebih dari 3 dekade penggunaan. Hal ini berdasarkan laporan yang disampaikan oleh dr. Sastre dari Allergy Department, Fundación Jiménez Díaz, Madrid, Spain dan kolega yang dipublikasikan dalam Journal of Investigational Allergology and Clinical Immunology (JIACI) tahun 2012 ini. 

Meskipun demikian, kekhawatiran tetap di antara beberapa klinisi dan pasien bahwa preparat ini dapat mencapai sirkulasi sistemik dalam konsentrasi yang cukup untuk menghasilkan efek merugikan (AE). Bukti yang tersedia tidak mendukung kekhawatiran ini. Sebuah tinjauan literatur yang diterbitkan menunjukkan bahwa profil efek samping dari INCs terutama terjadi dengan frekuensi yang rendah, dan kebanyakan efek samping dengan derajat ringan dan bersifat sementara, seperti iritasi hidung dan epistaksis.

Generasi kedua preparat INC yang saat sedang digunakan (furoate mometasone semprot hidung, flutikason propionat, ciclesonide, dan flutikason mometasone) memiliki karakteristik farmakokinetik yang menguntungkan yang lebih meminimalkan bioavailabilitas sistemik (<1%) dibandingkan dengan INCs generasi yang lebih tua dan dibandingkan dengan obat oral, sehingga membatasi risiko efek samping sistemik.



Referensi: Sastre J, Mosges R; Local and systemic safety of intranasal corticosteroids.Journal of Investigational Allergology and Clinical Immunology (JIACI) 2012;22(1):1-12.

Sumber: http://www.kalbemedical.org/News/tabid/229/id/1546/Efek-Sistemik-dan-lokal-pada-Penggunaan-Kortikosteroid-Intranasal.aspx

0 komentar:

Poskan Komentar