Minggu, 01 Juli 2012

Suplementasi Zinc Menurunkan Kejadian Pneumonia dan Diare pada Anak

Pnemonia merupkaan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak kurang dari 5 tahun. Diperkirakan sekitar 20% (1,9 juta) kematian pertahun dari anak-anak usia kurang dari 5 tahun ini disebabkan oleh pnemonia. Dan hampir 2/3-nya terjadi pada bayi, dan lebih dari 90% terjadi di negara-negara berkembang. Studi yang ada, suplementasi zinc mampu menurunkan angka kejadian pneumonia pada anak, studi yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet ini diperkirakan berhubungan dengan adanya potensi zinc sebagai imunomodulator.

Seperti diketahui bersama, zinc atau seng merupakan mineral yang dari beberapa literatur mempunyai potensi untuk meningkatkan status imunologi, dan beberapa studi yang ada zinc ini mempunyai manfaat dalam mencegah dan memperpendek waktu diare. Efek zinc sebagai imunomodulator ini diperkirakan memberikan manfaat  untuk membantu mempercepat penyembuhan infeksi maupun mencegah kekambuhan, zinc akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh melalui kaskade atau langkah-langkah dalam hal peningkatan imunitas yang diawali dengan  mobilisasi dan skuestrasi dari zinc pada jaringan yang kaya atau banyak mengandung zinc-metallomethionin, yang selanjutnya akan mempercepat upregulasi  sintesis protein sebagai bahan untuk imun spesifik, serta aktivasi dari makrofag, limfosit,  dan sel NK.  Anak-anak dengan status zinc yang baik secara umum mempunyai respon imunologis yang lebih baik jika dibandingkan dengan anak-anak dengan status zinc yang lebih jelek. 
 
Dalam studi yang dilakukan oleh Dr. Brooks, tersebut dilibatkan sebanyak 270 anak-anak dengan pneumonia dan  rentang usia antara 2 – 23 bulan, yang masing-masing sebanyak  diberikan preparat zinc 20 mg per hari atau mendapat plasebo, yang ditambahkan pada terapi antibiotik menunjukkan bahwa pada kelompok yang mendapat preparat zinc terjadi penurunan darajat  keparahan dari pneumonia-nya serta terjadi penurunan gejala-gejala pneumonia yang lebih bermakna jika dibandingkan dengan kelompok anak yang mendapat plasebo. Sedangkan studi yang lain adalah studi yang melibatkan sebanyak 1665  anak  dengan rentang usia 60 hari  - 12 bulan, yang selanjutnya diacak untuk mendapatkan zinc sebanyak 70 mg/ minggu atau mendapat plasebo selama 12 bulan. Subyak dinilai setiap minggu dengan beberapa parameter yang diukur adalah meliputi: kejadian diare dan pneumonia, serta kejadian infeksi saluran nafas. 

Dari studi tersebut penulis menyimpulkan bahwa: suplementasi zinc sebesar 70 mg per minggunya, mampu menurunkan kejadian pneumonia serta kematian pada anak-anak, walaupun suplementasi yang diberikan sekali seminggu ini mungkin akan meningkatan risiko kelupaan konsumsi zinc.

Referensi:
1.  Brooks WA., Yunus M., Santosham M., et al. Zinc for severe pneumonia in very young children: double-blind placebo-controlled trial. The Lancet 2004;363:1683-88.
2.  Brooks WA, Mathuram S, Aliya N, et al. Effect of weekly zinc supplements on incidence of pneumonia and diarrhoea in children younger than 2 years in an urban, low-income population in Bangladesh:randomised controlled trial. The Lancet 2005; 366: 999–1004

Sumber: http://www.kalbemed.com/News/tabid/229/id/1666/Suplementasi-Zinc-Menurunkan-Kejadian-Pneumonia-dan-Diare-pada-Anak.aspx

0 komentar:

Poskan Komentar