Senin, 04 Juni 2012

Peranan Vitamin D pada Asma Bronkiale

Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang mempunyai banyak manfaat, selain fungsi utamannya untuk sistem rangka tubuh, studi terbaru menunjukkan bahwa vitamin D jugamempunyai pengaruh terhadap kejadian dan mekanisme asma bronkial. Hal ini merupakan studi yang dilakukan oleh Dr. Luong dan kolega yang dipublikasikan secara online dalam jurnal Pulmonary Pharmacology & Therapeutics bulan April 2012.

Dalam studi tersebut disebutkan bahwa vitamin D dan metabolismenya mempunyai peran penting sebagai hormon untuk memodulasi sistem imunitas dan mampu menekan sel Th2 yan gberperan dalam reaksi alergi pada saluran nafas. Beberapa faktor genetik mungkin berkontribusi dalam terjadinya asma ini yang diatur oleh vitamin D, seperti Vitamin D receptor (VDR), human leukocyte antigen genes (HLA), human Toll-like receptors (TLR), matrix metalloproteinases (MMPs), a disintegrin and metalloprotein-33 (ADAM-33), dan poly(ADP-ribosyl) polymerase- 1 (PARP-1).

Vitamin D juga terlibat dalam asma melalui efek pada obesitas, vaksinasi basil Calmettee Guérin (BCG) dan kadar vitamin D yang tinggi tinggi, suplemen vitamin D, checkpoint protein kinase 1 (Chk1), plasminogen activator inhibitor-1 (PAI-1) dan gamma delta T cells (gdT). Vitamin D berperan dalam asma dan mekanismenya dengan cara baik melalui genomik dan / atau non-genomik.


Referensi:
Luong Kv, Nguyen LT. The role of vitamin D in asthma. Pulmonary Pharmacology & Therapeutics 2012:25(2):137-43.


0 komentar:

Poskan Komentar